Deretan Pantai Terbaik di Bumi Blambangan Banyuwangi

14 Jan 2014

Menurut pendapat saya pribadi, Banyuwangi itu punya potensi wisata yang sangat komplet. Kok bisa gitu? Ya dong, Bumi Gandrung alias Bumi Blambangan alias Kabupaten Banyuwangi memiliki objek yang menarik mulai dari tradisi, budaya, sejarah, perkebunan dan peternakan, alam pegunungan, hingga alam pantai. Bahkan salah satu pantainya merupakan spot terbaik untuk menyaksikan matahari bangun dari peraduannya untuk pertama kalinya di Pulau Jawa. Pokoknya rugi deh kalau ke Banyuwangi hanya untuk transit atau sekedar melintas saja. Lagi pula dalam waktu dekat Garuda Indonesia sudah membuka penerbangan loh ke Bandara Blimbingsari. Jadi jaraknya dengan Surabaya atau Denpasar akan semakin dekat saja. Lalu tunggu apa lagi? Mari nikmati keindahan pantai-pantai terbaik di Banyuwangi.

Sunrise Of Java di Pantai Boom

Sunrise merupakan salah satu momen yang sulit untuk dilewatkan. Terlebih lagi sunrise yang satu ini bukan sunrise sembarangan. Banyak orang menyebutnya sebagai ‘Sunrise of Java’. Alasannya tak lain tak bukan karena di tempat ini lah untuk pertama kalinya sang mentari menampakkan dirinya di Pulau Jawa. Pak Jokowi di Jakarta saja harus rela menunggu selama 40 menit untuk melihat sinar mentari pagi setelah masyarakat Banyuwangi.

Letak Pantai Boom yang tak terlalu jauh dari pusat kota menjadi kentungan tersendiri untuk para pelancong. Letaknya di bagian timur, hanya sekitar 2 km dari Pelabuhan Ketapang. Namun kita harus tetap bangun lebih awal karena Banyuwangi itu sudah hampir masuk Indonesia bagian tengah. Sunrise di sini munculnya pagi-pagi sekali, mulainya sekitar pukul 04.30 WIB di pagi hari. Kalau tak mau ketinggalan sebaiknya atur jam weker lebih awal dari biasanya.

Saat berdiri di Pantai Boom kita akan melihat Selat Bali terbentang di depan. Sementara nun jauh di timur sana tampak hamparan pegunungan di Pulau Bali. Saat kita berbalik membelakangi pantai, akan terlihat pula hamparan pasir dengan latar belakang Pegunungan Ijen yang berdiri gagah menentang angkasa. Bagi saya, ini sungguh suatu pemandangan yang luar biasa.

Meski hembusan angin laut di Pantai Boom cukup dingin, suasana pagi di sini tetap ramai. Ada banyak sekali anak-anak muda yang bergerombol ingin menyaksikan sunrise. Bahkan para pedagang pun sudah beroperasi pagi-pagi sekali.

49eac76d64912c5c0abd9ac149f29c7e_wisata-pantai-banyuwangi-001

359f8ecc13b23fd98798befe809fe8ad_wisata-pantai-banyuwangi-002

fd5cf862222dcb75e702dc4b460ee9a9_wisata-pantai-banyuwangi-003

Mencari Kedamaian Di Teluk Ijo

Teluk Ijo sangat cocok untuk para pelancong yang mendambakan suasana damai yang jauh dari keramaian. Letaknya yang cukup tersembunyi di bagian selatan Banyuwangi memang membuat lokasi ini masih jarang terjamah. Namun bersiap lah untuk sebuah perjalanan panjang, tak kurang dari 3 jam akan kita habiskan untuk mencapai pintu masuk Teluk Ijo yang letaknya sekitar 90 km dari pusat kota Banyuwangi. Selain jauh, medan yang akan ditempuh juga cukup berat. Bayangkan saja hampir separuh jalan yang akan kita lalui belum tersentuh aspal. Penuh lubang, lumpur, dengan kelokan tajam di sana-sini.

Cara terbaik untuk sampai ke Teluk Ijo sebenarnya adalah menggunakan kendaraan roda empat dobel gardan alias 4WD (four wheel drive). Saya sangat tidak menyarankan untuk datang dengan sepeda motor biasa, bebek, apalagi matic. Bisa juga menggunakan kendaraan angkutan umum dengan menambil rute Pasanggaran - Sarongan - Sukomade.

Teluk Ijo masih merupakan bagian dari Taman Nasional Meru Betiri. Pengelolaannya pun masih dilakukan oleh pihak taman nasional. Selain pantai dengan gradasi warna yang sangat mengagumkan, kita juga dapat melihat berbagai flora dan fauna penghuni TN Meru Betiri. Salah satunya yang cukup mengejutkan bagi saya adalah Bunga Raflesia yang hanya mekar di bulan-bulan tertentu.

Pantai Rajeg Wesi merupakan pintu masuk ke Teluk Ijo. Dari pantai ini kita dapat memilih menggunakan perahu nelayan atau jalur treking. Kalau mau lebih seru, pilih saja keduanya seperti yang saya lakukan bersama rombongan komunitas blogger detik Surabaya yang lebih terkenal dengan sebutan dBlogger Suroboyo. Berangkatnya saya memilih treking, kemudian pulangnya menggunakan perahu. Keduanya menjadi pengalaman tersendiri. Di musim hujan seperti sekarang medan treking yang harus dilalui cukup licin. Jika tak hati-hati bukan tak mungkin kita terpeleset masuk jurang. Jaraknya memang hanya sekitar 1 km ke pantai, namun bisa memakan waktu 2 jam untuk sampai.

Perjalanan naik perahu pun tak kalah serunya. Ombak pantai selatan yang terkenal garang dengan setia akan menyertai perahu yang kita tumpangi. Perahu nelayan yang hanya mampu menampung 5 orang akan terombang-ambing di tengah lautan, membelah ganasnya ombak, kadang terhempas, kadang terayun, tempias-tempias air laut akan terasa menerpa wajah kita. Sungguh, perjalanan ke Teluk Ijo itu sebuah petualangan yang tak terlupakan.

a1666b245603ef42a5c87db39f4e6e0c_wisata-pantai-banyuwangi-006

834f0a7b473722e4da324afd840a7804_wisata-pantai-banyuwangi-007

99ce8e5319dd92888d49a4d9fc3e7890_wisata-pantai-banyuwangi-008

1ec304a389877e4015c686325d7e7682_wisata-pantai-banyuwangi-009

aad03c399038c1fa951b4beeafacd396_wisata-pantai-banyuwangi-010

Pantai Rajeg Wesi

Nah pantai yang ini sebenarnya juga tak kalah eksotis dengan pantai-pantai lainnya. Sayang karena keterbatasan waktu ditambah cuaca yang tidak mendukung hanya saya nikmati sebagai tempat transit menuju ke Teluk Ijo. Sebenarnya pantai ini lah yang pertama kali kita capai sebelum treking ke teluk dengan pantai berwarna hijau gradasi itu. Di tempat ini pula kita dapat memesan perahu lengkap dengan paket makan siang di Teluk Ijo. Semua akan diatur oleh pengelola yang merupakan gabungan penduduk lokal dengan pengurus TN Meru Betiri.

fcf70dce68098dbbc555ff419daae0bb_wisata-pantai-banyuwangi-005

6e8e6d29b52193ccc085bab23b2cf8b3_wisata-pantai-banyuwangi-004

Pantai Pulau Merah

Mereka yang sudah pernah dari Pantai Kuta di Bali pasti langsung suka dengan Pantai Pulau Merah ini. Garis pantai dan pasirnya yang putih memang sangat mirip dengan salah satu pantai yang jadi andalan Pulau Dewata itu. Bahkan beberapa orang menyebutnya sebagai ‘The Old Kuta’. Tak lain karena pengunjungnya belum seberapa, suasana sepi itu mungkin mengingatkan mereka pada Pantai Kuta beberapa puluh tahun lalu.

Di Banyuwangi, Pantai Pulau Merah mungkin masih kalah tenar dengan Pantai Plengkung yang menjadi tujuan utama para penggila olahraga selancar. Namun pantai ini mulai mendapatkan tempat di hati para wisatawan. Selain karena ombaknya yang lebih ramah untuk para peselancar pemula, Pantai Pulau Merah juga jauh lebih dekat dari Kota Banyuwangi.

Ciri khas pantai ini yang membedakannya dengan pantai lain yaitu terdapatnya sebuah pulau berukuran cukup besar di tepinya. Pulau itu tak lain adalah Pulau Merah, ikon pantai ini. Menurut penuturan masyarakat lokal, dulu tanah di pulau ini terlihat merah saat matahari tenggelam. Itu lah sebabnya mengapa dinamakan Pulau Merah. Namun kini kita tak lagi dapat menyaksikan hal yang sama karena pulau tersebut sudah ditumbuhi pohon-pohon yang memberikan warna hijau pada pulau.

637122cf520bfa3684dc642ca013ca46_wisata-pantai-banyuwangi-012

ec0ca20f51af0d4c2ebb668481886ea7_wisata-pantai-banyuwangi-011

05c7a212167c50424183e19c23a1169f_wisata-pantai-banyuwangi-013

Saat air laut sedang surut, kita bisa berjalan kaki ke Pulau Merah itu. Selain itu, jika tidak sedang musim ombak di pantai ini juga kita dapat menikmati fasilitas olahraga dan permainan air seperti banan boat, snorkeling, dll. Penginapan home stay juga sudah tersedia untuk mereka yang ingin tinggal lebih lama.

Di pantai ini juga sebenarnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas hendak menemui kami para blogger yang telah diundang untuk memabantu mempromosikan pariwisata daerah dengan tag line Sunrise Of Java ini. Tapi namanya orang penting, pasti selalu ada kesibukan yang tak terduga. Jadi beliau tak sempat mengobrol dengan blogger-blogger kece ini. Semoga saja lain kali Pak Bupati Azwar Anas berkenan lagi mengundang kami-kami berkunjung lagi ke Banyuwangi. Semoga pula pariwisata di Bumi Blambangan semakin maju ke depannya.


TAGS Banyuwangi Wisata Alam Pantai Jawa Timur Bumi Blambangan Sunrise Of Java


-

Author

Follow Me